Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2012

PANDUAN DEKLAMASI PUISI

1. INTRODUKSI Deklamasi berasal dari bahasa Latin yang maksudnya declamare atau declaim yang membawa makna membaca sesuatu hasil sastera yang berbentuk puisi dengan lagu atau gerak tubuh sebagai alat bantu. Gerak yang dimaksudkan ialah gerak alat bantu yang puitis, yang seirama dengan isi bacaan. Umumnya memang deklamasi berkait rapat dengan puisi, akan tetapi membaca sebuah cerpen dengan lagu atau gerak tubuh juga bisa dikatakan mendeklamasi. Mendeklamasikan puisi atau cerpen bermakna membaca, tetapi membaca tidak sama dengan maksud mendeklamasi. Maksudnya di sini bahawa apapun pengertian membaca tentunya jauh berbeda dengan maksud deklamasi. 2. MAKNA KATA DEKLAMASI Sudah jelas deklamasi itu berasal dari bahasa asing, jadi maknanya ia bukan kata asli Malaysia atau Indonesia. Ia sudah lama digunakan hingga menjadi bahasa Malaysia. Memang keadaan semacam ini sering berlaku di Malaysia, misalnya kata neraka, izin, zaman, ajal, karam dan lain-la...

Obat Sakit Gigi Tradisional Untuk Gigi Berlubang dan Gusi Bengkak

Gambar
  Cara tradisional serta herbal yang mujarab untuk menangani sakit gigi berlubang ataupun gusi bengkak nyatanya amat gampang untuk dikerjakan. karenanya ada jalan keluar ini, maka untuk menyembuhkan sakit gigi tak perlu dengan obat-obatan yang memiliki kandungan zat kimia, yang umumnya mempunyai dampak samping untuk pemakainya. untuk anda yang tengah melacak jalan keluar untuk obat sakit gigi, gigi berlubang serta gusi bengkak, silakan baca sampai akhir. semoga saja dengan langkah tersebut sakit anda jadi pulih.  obat sakit gigi alami/herbal yang kerap dipakai yakni :  1. bawang putih  tak hanya dipakai bumbu dapur, bawang putih juga dapat dipakai sebagai obat sakit gigi dikarenakan didalamnya memiliki kandungan antiseptik alami. langkah ini dapat untuk menyembuhkan sakit gigi berlubang serta gusi bengkak.    langkah meracik bawang putih sebagai obat sakit gigi alami/herbal :  ambillah satu siung bawang putih...

ANALISIS PUISI “ DOA“KARYA CHAIRIL ANWAR

Puisi Doa karya Chairil Anwar Doa Tuhanku Dalam termenung Aku masih menyebut nama-Mu Biar susah sungguh Mengingat Kau penuh seluruh Caya-Mu panas suci Tinggal kerlip lilin di kelam sunyi Tuhanku Aku hilang bentuk Remuk Tuhanku Aku mengembara di negeri asing Tuhanku Di Pintu-Mu aku mengetuk Aku tidak bisa berpaling 2. Analisis Unsur Intrinsik a) Tema Puisi “ Doa ” karya Chairil Anwar di atas mengungkapkan tema tentang ketuhanan . Hal ini dapat kita rasakan dari beberapa bukti. Pertama , diksi yang digunakan sangat kental dengan kata-kata bernaka ketuhanan. Kata “ dua ” yang digunakan sebagai judul menggambarkan sebuah permohonan atau komunikasi seorang penyair dengan Sang Pencipta. Kata-kata lain yang mendukung tema adalah: Tuhanku, nama-Mu, mengingat Kau, caya-Mu, di pintu-Mu . Kedua , dari segi isi puisi tersebut menggambarkan sebuah renungan dirinya yang menyadari tidak bisa terlepas dari Tuhan. Dari cara penyair memaparkan isi hatinya,...

Rumpun Seni Budaya Bulukumba

Dalam beberapa kesempatan ketika sedang berselancar di dunia maya, saya sering berpapasan dengan kata Rumpun Seni Budaya Bulukumba yang disingkat RSBB. Awalnya, saya hanya tersenyum sekilas, tanpa sapa dan kata. Lama-kelamaan, saya merasa terganggu juga dengan seringnya saya berpapasan dengan kata RSBB. Akhirnya, saya memutuskan berhenti sejenak saat berselancar dan berkunjung ke rumah RSBB. RSBB ternyata sebuah kedai kecil. Ketika masuk ke dalam kedai itu, saya melihat di atas meja tersaji beberapa jenis makanan dan minuman. Di atas piring paling besar tersaji kue Rumpun Seni Budaya yang ‘’adalah komunitas kesenian yang intens melakukan kerja-kerja seni seperti tari, sastra, dan teater, sejak didirikan pada tanggal 05 juli 2008 silam.’’ Kue RSBB telah banyak melakukan berbagai kegiatan dan terlibat dalam kerja kesenian antara lain : perfomance art dalam deklarasi bulukumba gerakan kota penyair, performance art peringatan 17 agustus 2008, performance art di peringatan ha...

FILOLOGI BAHASA

Gambar
Filologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani “philos” yang berarti “cinta” dan logos ” yang diartikan kata. Pada kata “filologi” kedua kata itu membentuk arti “cinta kata” atau “senang bertutur”. Arti ini kemudian berkembang menjadi “senang belajar” atau “senang kebudayaan”. Pengkajian filologi pun selanjutnya membatasi diri pada penelitian hasil kebudayaan masyarakat lama yang berupa tulisan dalam naskah (lazim disebut teks). Kegiatan filologi ini berasal dari Eropa pada zaman Humanisme dan Renaissance. Dengan semangat zaman mereka, saat itu muncullah rasa perlu untuk melakukan pengkajian terhadap warisan kebudayaan yang mereka miliki–sastra klasik Yunani dan Romawi. Nah, melalui pengkajian filologi ini, manusia-manusia di zaman itu berharap dapat memahami maksud dan makna naskah-naskah kuno yang bahasanya tidak lagi familiar dalam kehidupan sehari-hari mereka. Belajar dari pengalaman manusia-manusia lampau, sangat bijaksana kan? Sejalan de...