APA SIH HARI IBU ITU



Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Departemen Pendidikan Nasional, 2005, ibu berarti perempuan yang telah melahirkan seorang anak. Masih berdasarkan KBBI, ibu merupakan sebutan untuk perempuan yang sudah bersuami. Ibu juga berarti, panggilan takzim kepada perempuan baik yang sudah bersuami maupun yang belum. Ibu juga merupakan bagian pokok ataupun yang utama di antara beberapa yang lain, seperti ibu kota dan lain-lain. 
Dari makna tersebut di atas bisa disimpulkan bahwa ibu, selain untuk perempuan yang telah melahirkan anak dan bersuami, ibu juga dimaksudkan sebagai sapaan sebagai bentuk rasa hormat dan menghargai. Kata “ibu” sebagai bagian pokok atau yang utama di antara beberapa yang lain juga menjadi bentuk bahwa kedudukan ibu itu sangat penting pada kehidupan. Peringatan hari ibu yang digelar setiap 22 Desember dimulai dari pertemuan para pejuang perempuan dengan mengadakan Kongres Perempuan Indonesia I pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta, di gedung yang kemudian dikenal sebagai Mandalabhakti Wanitatama di Jalan Adisucipto, Yogyakarta.
Menurut ibu andi mariattang merupakan anggota DPR provensi SUL-SEL yang baru-baru ini melakukan talk show di bulukumba fm mengatakan bahwa "makna hari ibu sebenarnya mengingatkan kita peran serta jasa-jasa yang merupakan pejuang ekonomi bagi keluarga.coba kita lihat ibu yang menjual dipasar banyak ibu-ibu yang rela bekerja seperti menjual sayur  meskipun secara fisik tidak sama dengan kaum pria namun peran seorang ibu ini tidak bisa disepelehkan". katanya.
peran wanita didalam pemerintahan, seperti anomali pemikiran awan masyarakat bahwa tidak bisa menduduki jabatan-jabatan stategis karena alasan ketebatasan gerak dibandingkan pria. namun menurut andi mariattang katanya sekarang ini " perempuang bisa tonji" ini dipertegas karena banyaknya anggota DPR perempuang meskipun ada keterbatasan-keterbatasan dan hanya di batasi 20% saja dan dia juga mengatakan bahwa seorang perempuang itu mempunya beban moril yang harus diperjuangkan. (adhy)22des2013




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dibalik kirabmu

Susunan acara mappaccing

Hidup Selaras dengan Alam sebagai Kosmologi Suku Kajang, Bulukumba, Sulawesi Selatan